KASIH KARUNIA (FAVOR OF GOD)

Image

Untuk kesekian kalinya saya rindu sekali berbagi mengenai kasih karunia. Dalam keyakinan saya, kasih karunia adalah kasih yang diberikan Tuhan kepada umatNya SECARA CUMA-CUMA karena begitu dalam kasihNya terhadap umat manusia meskipun manusia pada umumnya sudah melakukan banyak kejahatan (Yohanes 3:16). Saat ini saya rindu bersaksi mengenai kehidupan saya pribadi, secara akdemik khususnya, saya tidak pernah mendapat prestasi khususnya pada waktu saya duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), saya pernah tidak naik kelas waktu kelas 3, sebenarnya saat duduk di kelas 1pun saya hampir tidak naik kelas tapi karena saya mengikuti les dan kebetulan guru les saya itu guru kelas saya sendiri jadi waktu kenaikan kelas, saya dikatrol dimana yang harusnya saya tidak naik tapi dinaikkan, waktu kelas 5, orang tua saya dipanggil ke sekolah karena saya dianggap lamban dalam menerima pelajaran, intinya saya terancam bakal tidak naik kelas lagi, tapi karena saya berjuang mati-matian akhirnya saya bisa naik ke kelas 6, sebelumnya selama di kelas 5, saya selalu duduk di bagian depan karena daya tangkap saya yang sangat rendah. Saat lulus SDpun saya lulus dengan nilai yang sangat mepet, waktu itu karena jamannya masih NEM (Nilai Ebtanas Murni), saya hanya memperoleh NEM 32,98 dari 5 Mata Pelajaran inti jadi rata-rata nilai keseluruhan hanya sekitar 6,5 saja. Itu merupakan nilai yang sangat minim buat saya untuk masuk di SMP favorit saat itu, impian saya saat itu, saya ingin masuk di SMPN4  Surakarta atau SMPN7 Surakarta, karena saat itu 2 sekolah ini merupakan sekolah yang difavoritkan di kota Solo. Akhirnya saya masuk SMP swasta dengan lingkungan sekolah yang pergaulannya kurang baik. Mereka suka merokok dipinggir jalan, suka berkelahi, suka minum-minuman keras dll. Saya selama 3 tahun saya merasa yang namanya sekolah seperti dipenjara, tapi selama di sekolah itu saya menjadi siswa berprestasi, saya selalu masuk 5 besar karena  selama saya menempuh pendidikan disana, saya selalu berada di kelas yang kebanyakan siswanya memiliki prestasi yang minim😉. Saat masuk kelas 3, standar pendidikan dinaikan. Siswa harus mencapai nilai 4,01 untuk 3 mata pelajaran inti  (  Matematika, Bahasa Indonesia, dan English Language) dan sekali lagi banyak guru yang mengajar dikelas saya memprediksi bakal banyak siswa yang tidak lolos UN di kelas saya, tapi saya akan membuktikan kalau saya pasti lolos UN, saya serahkan semua pergumulan sama Tuhan saat itu dan sekali lagi karena kasih karunia Tuhan, saya bisa lulus UN meskipun nilai Matematika sangat mepet yaitu 4,11 (pastinya semua pada berpikir, nilai mepet-mepet kok dipertontonkan tanpa rasa malu, tapi dari blak-blakan saya ini saya hanya ingin menunjukan kasih karunia Tuhan semata) saat masuk di bangku SMA, keadaan sekolahnya juga tidak jauh beda dengan waktu saya duduk di SMP, keadaan sekolahnya penuh dengan kekerasan, perkelahian antar siswa sering terjadi, banyak perjudian, dll.  Saat tiba test psikologi untuk menentukan jurusan di kelas 2, hasil test menunjukan bahwa IQ saya dibawah rata-rata, sampai penguji berpikir saya adalah siswa dengan keterbelakangan mental. Sungguh ironis sekali melihat kenyataan ini, kenapa hasil testnya bisa seperti ini. Akhirnya saya bertekad untuk tidak mengubris hasil psikotest itu, itu hanya hanya selembar kertas saja, kalaupun saya sobekpun bisa-bisa saja dan lagi-lagi oleh karena saya beroleh kasih karunia, saya  dapat menempuh pendidikan di SMA saya dengan lancar selama 3 tahun. Dan waktu saya masuk kuliah, saya merasa saya salah jurusan, saya sempat mau  mengundurkan diri saja dan tidak meneruskan kuliah tapi karena hikmat dari Tuhan, saya bertekad menyelesaikan kuliah saya, tahun demi tahun saya lalui sampai akhirnya saya mencapai smester akhir dan harus menyusun skripsi, dalam hati saya bertanya-tanya apa saya bisa menyelesaikan skripsi ini sementara kemampuan saya aja tidak cukup untuk bisa menyelesaikan skripsi akhirnya dengan penuh rasa percaya dan tekun saya mengerjakan skripsi itu dan puji Tuhan pula saya mendapat pembimbing yang bisa membantu saya menyelesaikan skripsi ini, dan akhirnya saya bisa lulus dengan hasil memuaskan dan telah diwisuda pada bulan desember 2011 lalu. Dan saat saya masuk dunia karir, dengan kemurahan Tuhan, saya mendapat pekerjaan sesuai dengan hobi saya.

Tuhan sangat baik dan teramat baik buat saya dan saudara jadi apapun kesulitan dan kemustahilan yang kita hadapi pasti dapat kita lalui, kuncinya hanya 1, TRUST AND OBEY!! Percaya bahwa Tuhan akan turut campur dalam setiap pergumulan hidup kita dan terus taat serta tekun dalam berusaha. Amen!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s